Menuju Pribadi . . . .

Menuju pribadi yang semakin diperkenan oleh Tuhan . By Saut Panjaitan.

Senin, 25 Juni 2012

Bangkitlah Umat Tuhan !” (Bacaan : Yehezkiel 37:1-6) .
Lalu Ia berfirman kepadaku ; “Hai anak manusia, dapatkah tulang-tulang ini dihidupkan kembali ?” Aku menjawab ; “Ya Tuhan ALLAH, Engkaulah yang mengetahui !” (Yehezkiel 37:3) . Dalam penglihatan, Tuhan membawa Yehezkiel kelembah yg dipenuhi tulang-tulang kering (Telah lama mati = Yehezkiel 37:1-2) . Lewat penglihatan itu, Tuhan menggambarkan rohani umatNya, yg telah mati . Padahal semangat yg patah, menge ringkan tulang (Amsal 17:22 b) . Lalu dapatkah keadaan seperti ini, dibangkitkan atau dipulihkan kembali ? Tuhan membuktikan, bahwa mereka semua dapat dibangkitkan/ dipulihkan/ disegarkan kembali, jika saja mau untuk : 1) Buka telinga untuk mendengar . Yehezkiel 37:4 b,mengatakan ; “Hai tulang-tulang yg kering, dengarlah Firman TUHAN !” . Jelas, untuk mendapatkan pertolongan, pertama-tama mereka harus mau buka telinganya,untuk mendengar perkataan Tuhan. Wahyu 2 sampai 3,mengingatkan semua jemaat Tuhan,untuk “membuka telinganya”,agar menerima mahkota kehidupan dari Tuhan . Sebab iman, timbul dari pendengaran akan Firman Tuhan (Roma 10:17) . Dan oleh karena tidak mau mendengarlah, Israel tersesat dan jatuh dalam berbagai-bagai kesusahan (membuat iman pengharapannya kering =Yakobus 1:14 &1 Timotius 6:10). 2) Bergaul erat dengan Tuhan . Yehezkiel 37:5, mengatakan ; bahwa untuk meng hidupkan mereka kembali, Tuhan harus beri mereka nafas kehidupan . Artinya selama ini mereka telah mati, alias tak bernafas lagi atau sama sekali tak lagi bergaul lagi dengan Tuhan . Bagi seorang anak Tuhan, arti tak lagi bernafas dihadapan Tuhan, ada lah ; tak lagi bicara lewat doa, tak lagi bersuara untuk memuji, atau menyem bah dan memuliakan, dan itu artinya Roh Kudus sudah pergi meninggalkannya. Hanya dengan kembali menerima Roh Kudus (minta dipenuhi), maka barulah dia akan kembali hidup (doa,pujian, penyembahan nya), dan kembali akan menyala nyala semangatnya dihadapan Tuhan. 3) Jadi batu hidup /ikutlah melayani Tuhan . Tuhan wajibkan tiap kita (tanpa kecuali) harus mau jadi salah satu “batu hidup” untuk pembangunan rumah Tuhan atau Tubuh Kristus (1 Petrus 2:5) . Dan jika kita hanya jadi batu yg terpisah dari yg lain, maka kita tak berarti apa-apa dan tak akan hasilkan apapun bagi Tuhan . Hanya jika batu batu itu, disatukan atau dirangkaikan dengan yang lain nya, maka batu-batu itu akan membentuk dinding yg kuat, untuk pembangun an rumah Tuhan . Gbu .

Tidak ada komentar: