Menuju Pribadi . . . .

Menuju pribadi yang semakin diperkenan oleh Tuhan . By Saut Panjaitan.

Jumat, 22 Juni 2012

Tak Terukur Kasih’Mu Yesus
“Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku,namun TUHAN menyambut aku” (Mazmur 27:10). Saudara, saya percaya bahwa ; ayat ini bukan saja hanya berdasarkan apa yg di imani Daud, tapi juga karena pengalaman yg dialaminya sendiri .  Lewat ayat ini, Daud ingin  menggambar kan ; kemahabesaran dan ketak terbatasanNya, kasih setia Tuhan pada kita. Tapi bukankah kasih orang tua pada anak-anak nya, biasanyapun sangat lah besar ? Bahkan mungkin mereka juga rela mati,untuk bela anak-anaknya ?  Ya, memang itu benar sekali, tapi mari kita coba uji lagi,dengan beberapa hal di bawah ini,yaitu ; 1) Jika hatinya disakiti terus menerus ? Saudara,kita mungkin tak pernah alami,dan semoga tak kan pernah mengalaminya.  Tapi ada seorang ibu tetangga saya, ketika sedang sembahyang, langsung ditendang dan dipukuli anak laki- lakinya sampai babak belur,karena tak mau memberinya uang untuk foya-foya.  Diberita televisi, seorang anak laki, membunuh ibunya karena tak mau membelikannya sepeda motor. Ada lagi ibu yg dianggap dan dikatakan/dihina sebagai babu, dihadapan teman-temannya. Banyak orang tua yg sering dibentak-bentak, anaknya didepan banyak orang,dan banyak lagi contoh lainnya, tentang perbuatan anak yg menghina dan menyakiti hati bahkan juga hidup orang tuanya,hingga sampai dibuang dirumah jompo, tanpa pernah dilihat. Dan bagaimana jika hal ini, dilakukan terus menerus tiada henti, apa hati kita masih tetap pada anak tersebut, atau sudah mulai meninggalkannya ?  Tapi meski orang tua mungkin bisa saja membuang anaknya, namun Tuhan tak akan pernah lakukan itu pada kita,meskipun kita terus menerus sakiti hatiNya,Dia tetap mengasihi, tetap ingin memberkati, tetap ingin menyelamatkan, ingin menolong, dan terus menunggu dengan sabar,kita tobat dan minta ampun padaNya. 2) Jika terus menerus,dirusak/dirongrong/ dirugikan/disusahkan ?  Sebuah toko kue yang amat terkenal di Bandung, sudah pindah tangan kepemilikan dari pendiri, kepemilik baru .  Karena seluruh hartanya (Bahkan sampai sekarang masih hutang besar), dijual dan digadaikan anak nya dimeja judi di Las Vegas .  Teman saya masih muda foya foya dengan wanita, dan tiga kali hancurkan semua usaha dan harta benda yg dikumpulkan orang tuanya dengan susah payah.  Dan sekarang orang tuanya tinggal ngontrak di sebuah kamar kecil, dilingkungan yg kumuh.  Dan jika itu terjadi pada kita terus berulang-ulang, masihkah kita tak akan tinggalkan anak itu ?  Tapi Tuhan, sekalipun terus menerus kita susahkan, kita rusakkan, rugikan pekerjaanNya, Dia tetap tak berubah, dan tetap punya ampunan dan rencana yg indah buat kita .  3)  Jika terus menerus dipermalukan ?  Sebentar, anak nya terdengar jadi koruptor, ganti lagi jadi teroris yg bunuh banyak orang, jadi perampok,pelacur, banyak hutang, dan semua perbuatan-perbuatan yg memalukan, masihkah kita akan bertahan untuk tak meninggalkan anak itu ?  Tapi yg terpenting, adalah ; apapun kesalahan kita pada Tuhan,percayalah bahwa ; Dia takkan pernah berubah, untuk selalu ; mengampuni, mengasihi, memberkati, melindungi dan menyelamatkan, setiap umatNya. Gbu.

Tidak ada komentar: